New York sedang merevisi sistem poin bagi pengemudi yang melanggar hukum, sehingga memudahkan penangguhan SIM Anda
18 menit yang lalu

- Batasan baru pada titik pengemudi dapat membuat banyak warga New York lengah.
- Beberapa pelanggaran sehari-hari kini dapat dikenakan denda yang sangat besar.
- Satu kesalahan saja di jalan bisa mengakibatkan hukuman yang lebih berat tahun depan.
Pengemudi di New York harus bersiap menghadapi peraturan yang lebih ketat mulai awal tahun depan, karena negara bagian tersebut memperketat sistem poin pengemudi dan meningkatkan hukuman untuk berbagai pelanggaran lalu lintas.
Tujuannya adalah untuk mengekang perilaku sembrono di jalan raya, meskipun penerapan kebijakan baru ini akan sangat bergantung pada kebijakan setempat. Studi menunjukkan bahwa penegakan peraturan lalu lintas secara keseluruhan masih belum kembali ke tingkat sebelum pandemi, sehingga dapat mempersulit penerapan peraturan lalu lintas secara konsisten.
Apa yang Berubah?
Pembaruan paling signifikan menyangkut berapa banyak poin yang dapat dikumpulkan seorang pengemudi sebelum menghadapi skorsing. Saat ini, pengendara yang mengumpulkan 11 poin atau lebih dalam jangka waktu 18 bulan berisiko kehilangan SIMnya. Mulai tahun depan, ambang batas tersebut turun menjadi 10 poin selama 24 bulan, yang berarti pengemudi harus tetap waspada dalam jangka waktu yang lebih lama.
Nilai poin untuk beberapa pelanggaran juga telah direvisi. Tertangkap dengan kecepatan 10 mph melebihi batas akan segera dikenakan biaya 4 poin, bukan 3.
Baca: Pengemudi Paling Berbahaya di NY Mendapat Lebih dari 560 Tiket Tahun Lalu
Selain itu, pengemudi yang ketahuan menggunakan ponselnya di belakang kemudi dapat langsung terkena pukulan sebesar 6 poin, naik dari 5 poin. Kegagalan mengalah pada pejalan kaki meningkat dari 3 menjadi 5 poin, dan mengemudi sembarangan meningkat dari 5 menjadi 8 poin.
Dan bukan itu saja. Pengemudi yang secara ilegal melewati bus sekolah yang berhenti akan langsung mendapat 8 poin, sebuah hukuman yang dapat dengan cepat mendorong izinnya menuju penangguhan. Pukulan 8 poin yang sama berlaku bagi siapa pun yang ketahuan ngebut melewati zona konstruksi, terlepas dari seberapa jauh mereka melampaui batas, menurut News10.
Hukuman yang Lebih Ketat
Beberapa pelanggaran lalu lintas lainnya kini memiliki risiko pengurangan poin. Warga New York bisa langsung kehilangan 2 poin karena melakukan putar balik ilegal atau menghalangi lalu lintas. Jika ditemukan gagal berpindah untuk kendaraan darurat, ada penalti 3 poin, dan pelanggaran peralatan kini dikenakan penalti 1 poin.
Pemerintah setempat juga telah mengubah cara mereka menangani pelanggar berulang yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Seseorang yang memiliki empat atau lebih hukuman DWI kini dapat dicabut izin mengemudinya secara permanen, dan kami yakin sebagian besar orang akan setuju bahwa ini adalah hal yang sangat baik.
Seperti yang dilaporkan The New York Times, penegakan lalu lintas di New York menurun tajam selama pandemi COVID-19 dan belum sepenuhnya pulih di banyak kota.
Apakah departemen kepolisian akan secara aktif menerapkan standar yang lebih ketat ini masih menjadi pertanyaan, namun satu hal yang jelas: margin kesalahan di jalan raya New York akan semakin kecil.